Bendung Notog Songgom Kembali Dibuka

 Top FM,  03-12-2018 12:15:26

  

Bendung Notog Songgom Kembali Dibuka

Paska pengeringan selama empat bulan dalam rangka perbaikan pintu dan saluran, kini Bendung Notog Songgom kembali dibuka pintunya oleh Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH. Pembukaan Pintu Air Bendung Notog Songgom tersebut ditandai dengan pengguntingan pita dan penekanan tombol elektrik bukaan pintu air, Sabtu (1/12).

“Dengan rahmat Allah SWT, Bismillahirokhmanirohim pintu air bendung notog kami buka,” ucap Bupati Brebes Idza Priyanti.

Bupati berharap, dengan dibukannya kembali pintu air para petani bisa kembali menikmati aliran air dari bendung notog tersebut dan kembali beraktivitas tanpa harus mengebor air tanah. Setidaknya, bendung tersebut mampu mengaliri lebih dari  25.180 hektar ladang dan sawah yang disalurkan melewati 60 saluran sekunder.

Dari Pintu Air Bendung Notog yang merupakan aliran Sungai Pemali, akan mengaliri 9 Kecamatan yang terbagi kedalam dua jenis saluran sekunder yaitu Pemali Kanan meliputi 30 saluran sekunder dan Pemali Kiri meliputi 30 saluran sekunder.

Dibukanya Pintu Air Bendung Notog, lanjut Idza, diharapkan akan membawa kesejahteraan bagi masyarakat Brebes khususnya yang dialiri oleh Sungai Pemali.

“Semoga pertanian kita dan juga budidaya bawang merah, padi, palawija, dan termasuk perikanan sungai, hasil panennya semakin melimpah,” harap Idza.

Selain itu, Bupati juga mengingatkan bahwa memasuki tahun politik 2019 dengan digelarnya Pemilu Presiden, dan pemilihan legislatif jangan sampai menimbulkan perpecahan.

“Kita harus kompak untuk membangun Kabupaten Brebes, meski beda pilihan,” tandasnya.

Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Penataan Ruang Kabupaten Brebes Agus Asyari menjelaskan, rehabilitasi Pintu Air Bendung Notog aliran Sungai Pemali sekunder memakan waktu 4 Bulan dan menghabiskan dana sebesar Rp 250 miliar.

Rehabilitasi daerah irigasi Pemali merupakan kewenangan Pemerintah Pusat melalui Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana dan telah mengalami beberapa kali rehabilitasi.

Seperti rehabilitasi Talang Poncol sejak 2015 dan rehabilitasi daerah irigasi Pemali yang dilakukan secara bertahap pada tahun 2016 sampai 2018.

“Besar harapan kami, dalam rangka peningkatan kinerja daerah irigasi pemali, pemerintah pusat melalui Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana dapat mengalokasikan anggaran pada tahun 2019 untuk dapat merehabilitasi Daerah Irigasi Pemali yang tidak tertangani pada tahun 2018,” desak Agus Asyari.

Usai pembukaan Pintu Air Bendung Notog, Bupati beserta Sekda Brebes Emastoni Ezam melakukan penebaran sebanyak 2000 benih ikan lele untuk menjaga kelestarian ekosistem Sungai Pemali. Bupati juga menyerahkan bantuan insentif secara simbolis kepada 500 Ulu-ulu (penjaga aliran irigasi). (NL, PN, WSD)

Tags: , , ,

Komentar

Counting


LATEST TUNE-IN